Empat Macam Lapangan Futsal

Lapangan Futsal dengan Rumput Sintetis

Pada awal masa terbentuknya, cabang olahraga futsal bisa dibilang merupakan terapan dari cabang olahraga sepakbola dengan sedikit modifikasi situasi. Pada saat itu sang penemu olahraga futsal, Juan Carlos Ceriani  memutuskan untuk memindahkan tempat latihan ke area indoor karena cuaca yang tidak bersahabat.

Sejak saat itu, berbagai pengembangan arena bermain futsal pun mulai dilakukan hingga melahirkan beberapa jenis dan macam lapangan futsal sampai pada saat ini. Berikut artikel ini akan membahas segala hal tentang lapangan yang layak digunakan untuk memainkan olahraga futsal.

Standar Lapangan Untuk Bermain Futsal

Lapangan jenis Vynil yang kerap dijadikan lapangan standar turnamen

Lapangan jenis Vynil yang kerap dijadikan lapangan standar turnamen

Lapangan dalam olahraga futsal tentu mempunyai kriteria dan standarisasi tersendiri. Memang karena futsal ini terinspirasi dari sepakbola, maka secara prinsip lapangan yang digunakan tidak akan jauh berbeda juga. Menggunakan lapangan berbentuk persegi panjang dengan masing-masing gawang di tiap sisinya.

Sekilas lapangan futsal juga memiliki garis-garis pembatas sebagai tanda seperti hal nya lapangan sepakbola. Namun karena diperuntukan bagi ukuran tempat yang tidak sebesar stadion sepakbola, maka pasti juga akan ada penyesuaian dalam garis batas atau tanda yang digunakan dalam lapangan futsal.

Dari sisi ukuran, tentu lapangan futsal juga punya standar nya tersendiri. Untuk lapangan futsal dengan kelas internasional setidaknya pada sisi lapangan memiliki panjang sekitar 38-42 meter, sedangkan untuk lebarnya sekitar 18-25 meter. Namun ukuran dalam lapangan futsal standard internasional tersebut tidaklah selalu menjadi patokan.

Pada tempat penyewaan lapangan futsal salah satu contohnya. Keterbatasan lahan yang dimiliki para pengusaha tempat sewa lapangan tersebut akhirnya membuat lapangan-lapangan yang ada di tempat tersebut hanya berukuran sekitar 25 meter untuk panjangnya dan 15 meter untuk lebar lapangannya.

Jenis Lapangan Futsal Berdasarkan Material

Lapangan Futsal dengan Rumput Sintetis

Lapangan Futsal dengan Rumput Sintetis

Hasil dari perkembangan teknologi dan jaman, lapangan yang digunakan untuk bermain futsal pun akhirnya mengalami perkembangan. Dari awalnya hanya menggungakan alas kayu (parquette) yang biasa digunakan dalam lapangan basket indoor, kini telah lahir berbagai macam jenis material yang digunakan untuk lapangan futsal. Berikut adalah jenis-jenis lapangan yang kerap digunakan baik itu dalam pertandingan biasa maupun turnamen-turnamen futsal:

  • Vinyl – Lapangan futsal jenis vinyl ini menggunakan bahan lapisan karet sebagai material utama nya. Lapangan berjenis vinyl sangat bagus untuk aliran bola dan juga pemain. Tingkat kerataan nya yang cukup tinggi serta tekstur lapangan yang terbilang cukup empuk, lapangan vinyl menjadi favorit para pemain yang gemar melakukan sliding maupun diving. Hanya saja, tingkat  ketahanan lapangan jenis vinyl tidak terlalu baik sebab dapat mengelupas jika digunakan dalam rentang waktu yan cukup lama.
  • Parquette – Mungkin kita akan lebih akrab jika menyebut istilah parquette ini dengan  ‘kayu’. Jenis material kayu seperti ini memang telah digunakan lebih dulu sebagai alas lapangan dalam Gelanggang Olah Raga (GOR). Parquette memiliki tingkat kekesatan yang sangat tinggi, sehingga kemungkinan pemain terpeleset sangat kecil. dan juga dari sisi kerataan nya, material parquette ini memiliki efek yang bagus bagi laju bola. Kekurangan lapangan jenis parquette adalah membutuhkan perawatan ekstra. Jika tidak, maka sekat-sekat sambungan akan mengelupas dan terangkat. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi pemain.
  • Rumput Sintetis – Material rumput sintetis yang digunakan pada lapangan jenis ini membuat bola menjadi lebih mudah dikontrol dan juga aman saat ada pemain yang terjatuh. Namun apabila tergesek/terseret, resiko luka pada pemain juga lebih besar mengingat ujung pada rumput sintetis sedikit lebih tajam dibanding rumput asli. Dan juga pada hakikatnya lapangan dengan material rumput sintetis semacam ini tidak dipergunakan dalam turnamen resmi, melainkan hanya untuk hiburan (indoor soccer).
  • Semen – Yang terakhir adalah lapangan dengan material semen. Ini adalah material yang paling banyak digunakan oleh penyedia jasa sewa tempat futsal. Kerataan yang cukup baik dan juga biaya pembuatan yang tidak terlalu tinggi menjadi alasan mengapa pengusaha lapangan futsal memilih material jenis ini. Namun permukaan semen yang cukup keras juga bisa menjai resiko bagi pemain yang terjatuh saat bermain.

Itulah kira-kira jenis lapangan futsal dengan kelebihan dan kekurangannya yang biasa digunakan baik itu untuk permainan biasa maupun turnamen.