Tips Memperkuat Napas Dalam Bermain Futsal

Olahraga futsal memang terkenal menuntut mobilitas yang tinggi dari para pemainnya. Meskipun terlihat lebih simpel dari sepakbola konvensional, ternyata dalam bermain futsal, pemain diharuskan untuk terus bergerak menyisir lapangan baik dalam keadaan membawa maupun tanpa bola. Ini disebabkan oleh tempo bermain yang sangat tinggi dalam permainan futsal.

Kita semua telah mengetahui jika futsal memiliki lapangan dengan ukuran yanng jauh lebih kecil dibandingkan dengan sepakbola konvensional. Belum lagi waktu bermain yang juga lebih sebentar  daripada sepakbola konvensional. Inilah yang membuat para pemain tidak bisa untuk bermain dengan santai membuang waktunya. Mereka dituntut untuk terus bergerak.

Dari kenyataan tersebut, maka sering kita dapati para pemain futsal pemula yang kehabisan napas saat bermain futsal. Entah karena kondisi fisik mereka yang tidak sebaik pemain profesional, ataupun karena salah dalam teknik pernapasannya. Karena kejadian semacam ini tidak jarang yang sampai pingsan dan bahkan ada dalam beberapa kasus sampai menyebabkan kematian.

Pentingnya Stamina Dalam Bermain Futsal

Stamina merupakan faktor yang sangat penting dalam permainan futsal

Stamina merupakan faktor yang sangat penting dalam permainan futsal

Dalam kegiatan olahraga apapun, stamina merupakan faktor yang sangat penting. Stamina dan ketahanan fisik merupakan penunjang bagi setiap pemain untuk tetap bisa berdiri di lapangan. Namun ternyata hal ini seringkali disepelekan oleh banyak orang, terutama oleh para pemain dengan skill dan kemampuan bermain yang sangat mumpuni.

Banyak dari pemain yang memiliki skill dan kemampuan individu tersebut menganggap bahwa mereka bisa bermain dengan cukup efektif dan efisien tanpaa haerus membuang-buang banyak stamina, padahal sesungguhnya anggapan tersebut salah besa. Sebab sehebat apapun teknik dan skill seorang pemain kadang akan lenyap ketika staminanya menurun.

Ini disebabkan karena ketika seorang pemain dalam keadaan kehabisan stamina maka suplai oksigen ke otak secara otomatis menurun. Menurunnya kadar oksigen dalam otak maka secara otomatis membuat konsentrasi menurun. Inilah yang membuat pemain sehebat apapun terlihat tidak mampu berbuat apa-apa ketika dirinya telah kehabisan stamina.

Cara Meningkatkan Stamina Dalam Bermain Futsal

Pemain yang kehabisan stamina tidak akan bisa tampil maksimal dalam permainan futsal

Pemain yang kehabisan stamina tidak akan bisa tampil maksimal dalam permainan futsal

Banyak sekali cara atau latihan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan stamina seorang pemain. Namun terlepas dari semua program latihan canggih ala klub-klub profesional, ternyata ada dua latihan dasar yang ternyata bisa kita semua lakukan. Latihan tersebut adalah dengan cara melatih otot jantung (kardiovaskular) dan melatih cara bernapas. Berikut adalah penjelasan singkatnya:

  • Latihan Kardio
    Cara meningkatkan stamina yang biasa dilakukan adalah dengan olahraga kardio, yaitu melatih kekuatan otot jantung. Latihan kardio merupakan kegiatan yang cukup mudah, anda cukup berlari. Berlari kecil (jogging) atau berlari cepat(sprint) semua dapat kita lakukan sesuai dengan keinginan dan kemampuan kita. Tetapkan target setiap kali kita melakukan latihan kardio ini. Misalnya, pada sesi pertama latihan kita bisa lari nonstop selama 30 menit. Lalu pada latihan berikutnya kita bisa tingkatkan jadi 45 menit dan seterusnya. Lalu, jika jogging sudah terasa tidak berat bagi anda, mulailah mencoba sprint dalam latihan. Misalnya, setiap 15 menit sekali Anda melakukan sprint selama 5 menit atau lebih lama semua tergantung kemampuan fisik anda.
  • Cara Bernapas
    Cara bernapas yang disarankan adalah, menarik napas panjang masuk dari hidung lalu keluarkan dari hidung. Setelah itu coba bernapas secara normal masuk dari hidung keluar dari hidung, kemudian sebisanya nafas pendek masuk dari hidung keluar dari hidung. Saat mulai terasa sangat berat, coba bernapas lewat hidung keluarkan lewat mulut. Hindari bernafas lewat mulut dan keluar juga dari mulut (hyperventilation) karena dapat menyebabkan pusing dan bahkan pingsan.